Mari Berbagi walaupun hanya sekedar Informasi

Berbagi informasi tentang segala hal positif

Posts Tagged ‘menjawab pertanyaan anak

MENJAWAB PERTANYAAN ANAK

with 4 comments

Tulisan menjawab pertanyaan anak ini pendapat pribadi. Pertanyaan anak terasa lebih sulit menjawabnya daripada pertanyaan orang dewasa karena kita harus menjawab pertanyaan anak sesuai tingkat pemahaman anak tersebut.

Hampir 8 bulan aku tidak ketemu dengan anakku karena harus mengembara menuntut ilmu. Saat lambaian tangan anakkku mengiringi langkahku menaiki tangga pesawat anakku baru berusia tiga tahun lebih sedikit. Selama sembilan bulan terpisah oleh benua yang berbeda, aku hanya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan anakku lewat telepon. Diskusi dan komunikasi antara anak dan orang tua sangat penting sekali. Sebagai orang tua aku sadar bahwa setiap omongan, jawaban dan tingkah lakuku akan terekam jelas di pita memori otak anakku. Tugas menjadi orang tua sangat berat karena sebenarnya tanggung jawab untuk membentuk kepribadian, pola pikir dan sikap dari seorang anak terletak pada orang tuanya.

Kali ini aku ingin menumpahkan uneg-unegku tentang berdiskusi dan menjawab pertanyaan anak. Sejak anakku Ave bisa ngomong, dia hampir dikatakan tidak bisa diam tanya ini-itu yang membuat aku harus berpikir keras menjawab pertanyaannya. Menjawab pertanyaan anak haruslah hati-hati karena kita harus menyesuaikan umur si anak. Kita juga harus menjawab dengan kalimat-kalimat yang memancing kreativitas dan pengembangan pola pikirnya. Inilah hal yang paling sulit. Ave termasuk anak yang sangat banyak ngomong dan banyak bertanya. Hal yang tidak diketahuinya pasti ditanyakan dengan detil. Dengan tiga senjata andalannya, apa, kenapa, gimana.

ave: Kenapa ini gak siang-siang?
aku: Baru saja isya kok dah nanya kenapa belum siang, bumi kan berputar 24 jam jadi 12 jam matahari keliatan, 12 jam gak keliatan
ave: Kenapa harus ada malam?kalo gak ada malam gimana?
aku: Manusia, hewan, tumbuhan kan butuh istirahat
ave: Singa, harimau,sapi kambing, kelinci, ular (dan sederet nama hewan disebutkan)….butuh istirahat semua?
aku: Iya semua butuh istirahat
ave: Kalo gak istirahat gimana?
aku: badan bisa pegel2 semua. Kalo istirahat, waktu bangun tidur kan sudah seger
ave; Pegel-pegel itu apa sih?
aku: Pegel2 itu sama dengan capek
ave: Kenapa kalo gak istirahat badan bisa pegel2?

Pertanyaan ini kalo dijawab tentang mekanisme metabolisme tubuh yang diajarkan dalam biologi tentu belum sesuai dengan Ave yang baru berumur 2 tahun 8 bulan waktu itu. Lebih baik menjawab dengan mencari referensi tentang metabolisme versi untuk anak-anak. Ah andai saja ada wikipedia for kid. sebenarnya ada eksikolpedia untuk anak anak bisa diklik di sini. Tapi aku cari-cari tentang metabolisme ternyata artikelnya belum lengkap. Artikel pada ensiklopedia tersebut kebanyakan mengambil dari wikipedia dengan memilih konten yang cocok untuk anak-anak tapi menurutku masih kurang memuaskan karena penjelasannya kebanyakan masih menggunakan pendekatan orang dewasa.
Akhirnya aku balik ganti bertanya:

aku: Coba kalo ave gak bobok paginya ngantuk gak..capek gak?
ave: iya ave capek kalo gak bobok..ngantuk. Kenapa sih gitu?

Waduh ternyata masih ditanyakan lagi:
aku: Tubuh memang butuh istirahat nak, mata, telinga dan bagian tubuh yang kita butuh istirahat biar sel-sel yang rusak pulih.
ave: Sel itu apa sih? (weleh masih bersambung to hemm)
aku: Sel itu bagian yang paling kecil dari tubuh kita
ave: o gitu (alhamdulillah berhenti juga ave bertanya hehe)

Pertanyaan-pertanyaan anak kecil memang banyak sekali. Ave menanyakan berbagai hal
ave: Kipas butuh listrik, Tivi butuh listrik, Lampu pakai listrik, radio, tape, kulkas semua butuh listrik. Listrik itu apa sih?

Pertanyaan ini sebaiknya jangan dijawab listrik adalah tenaga yang dibutuhkan oleh radio, tape, tivi dsb. Jawaban seperti itu hanyalah restatment yang tidak memancing daya kreatif anak. Lebih baik kalau memang belum ada ide anak dijawab dengan akan membahas besok dan diajak untuk mencari bahan2 bacaan tentang listrik. Penjelasan detil dengan ensiklopedi anak atau bahan yang didapat dari internet akan jauh lebih bermanfaat untuk membangun daya pikir si anak. Penjelasan bagaimana listrik dibangkitkan, bagaimana listrik ditransmisikan sampai bisa menghidupkan peralatan rumah tangga dapat diterangkan secara detail melalui gambar-gambar yang dapat dicari dengan mudah di internet. Di Jerman permainan anak tentang pembangkitan, transimisi dan distribusi listrikpun ada. Mulai dari turbin, generator, jaringan transmisi, jaringan distribusi sampai pada peralatan listrik rumah tangga.

Waktu mendapat oleh2 mobil2an yang aku titipkan pada temanku ave melihat ada yang aneh pada mobil itu dan waktu aku telepon langsung dicecar pertanyaan.
ave: Pa, mobil di Jerman setirnya kiri ya?
aku: Iya ve setirnya di kiri
ave: Trus kalo jalan di mana?
aku: Jalannya di kanan
ave: Kenapa beda sama di rumah ave? di sini mobil jalan di kiri, kenapa di Jerman jalan di kanan?

Waduh mikir lagi deh,
aku: Karena aturannya di Jerman dengan di Indonesia beda ve
ave: Kenapa aturannya berbeda Pa?

aduh skak mat lagi nih, harus cari info dulu nih, bagaimana menjawab pertanyaan ini cocok untuk anak kecil. Sebenarnya kau bisa menjawab bahwa masing-masing negara aturannya berbeda, perilaku orangnya juga berbeda-beda, tetapi anakku kalo tanya ngejar sampe abis akalku, rentetan pertanyaan yang terbayang dalam otakku, ave akan melanjutkan dengan kenapa tiap negara berbeda, kenapa gak disamakan, gimana kalo orang jadi bingung. Faktanya memang kesepakatan secara internasional belum tercapai, infrastruktur, mode transportasi yang sudah dibuat berbeda akan susah untuk disamakan, belom lagi ego masing-masing sistem. Yang susah adalah menerang hal ini kepada anak kecil.

aku: Besok papa telpon lagi papa jelasin, sekarang papa mau cerita tadi abis beli kereta2an baru buat ave
ave: Asyik2, dikirimin lewat temen papa ya, bisa bawanya gak temen papa?
Hehe akhirnya aku punya waktu buat bertanya pada prof google tentang hal ini.

Pertanyaan anak kecil ternyata jauh lebih sulit dijawab daripada pertanyaan para mahasiswaku saat kuliah. Mungkin karena saat memberi kuliah aku sangat menguasai bidang itu, sedangkan pertanyaan anakku beraneka ragam yang menuntut aku sebagai orang tua harus mampu menjawab semua pertanyaannya dengan baik. Yang paling susah adalah menjawab pertanyaan itu sesuai dengan tingkat berpikir si anak.

Diskusi antara anak dan orang tua memang sangatlah penting. Sebagai orang tua harus dapat menjadi teman diskusi yang baik buat anak. Hal yang terpenting untuk disoroti adalah ketersedian waktu orang tua untuk bermain dan berdiskusi dengan anak. Perkembangan otak anak kecil sangat dipengaruhi dengan apa yang didapatkannya pada usia 0 sampai 5 tahun. Pondasi pendidikan dari orang tua yang kokoh akan membuat si anak tumbuh sebagai anak yang kreatif. Sering kali kita menyerahkan pendidikan usia dini kepada playgrup. Sebenarnya idealnya sampai umur 5 tahun sang ibu harus menjadi guru yang setia pada setiap anaknya. Inilah peran wanita yang kadang sering terkesampingkan.

Ibu mempunyai tugas yang sangat berat dan peranan yang sangat vital untuk menentukan masa depan si anak. Ave sering mencecar gurunya dengan pertanyaan-pertanyaan yang sering merepotkan sang guru yang juga harus berbagi waktu untuk mendampingi anak lainnya. Untuk itu seorang ibu harus berpengetahuan luas, mengerti tentang cara mendidik anak dan menemani si anak pada masa-masa keemasannya. Idealnya memang seorang ibu baru bekerja di luar rumah setelah anak2nya memasuki masa sekolah dasar. Walaupun kondisi ini memang sangat sulit dengan berbagai alasan. Mungkin usulan yang paling ekstrim adalah instansi pemerintah atau perusahaan memberlakukan syarat bahwa seorang wanita bisa bekerja kalau masih lajang (bersedia mengundurkan diri saat melahirkan) atau ibu yang mempunyai anak terakhir berumur 5 tahun. Hal yang mustahil bisa terwujud.

Untuk menjawab pertanyaan anak sebaiknya:
1. Hindari jawaban melarang anak untuk bertanya lagi: “kayak gitu kok ditanyain, gak bisa diem ya?”
2. Hindari jawaban tidak tahu dengan menggantinya kita cari bahan2 bacaaanya dulu ya, besok kita diskusikan lagi. Akan tetapi jangan lupa untuk mendiskusikan saat sudah punya bahan bacaan lengkap
3. Jawab pertanyaan anak dengan sungguh-sungguh, hargailah anak-anak karena mereka benar-benar ingin mengetahui apa yang mereka tanyakan
4. Jangan pernah mengatakan kebohongan
5. Anak-anak sering mempertanyakan hal yang remeh dalam pandangan orang tua. Jawab semua pertanyaan tersebut dan perhatikan bahwa pola pikir anak berbeda dengan orang dewasa
6. Anak-anak sering menanyakan berulang-ulang. Perhatikan jawaban yang berulang ulang tersebut boleh berbeda tetapi faktanya tetap sama. Anak memang membutuhkan pengulangan untuk mengetahui sesuatu
7. Persiapkan baik-baik jawaban untuk pertanyaan yang sering ditanyakan anak, dan bersiap-siap untuk menjawab pertanyaan anak yang sulit misalnya tentang seksualitas. Banyak bahan bacaan yang mudah didapat di internet.

Yang perlu digarisbawahi adalah segala sesuatu ada ilmunya. Untuk menjadi orang tua yang baikpun ada ilmunya. Cara menjawab pertanyaan anak menjadi sesuatu yang harus dipelajari setiap orang tua yang peduli terhadap pertumbuhan mental, kepribadian dan kecerdasan anaknya. Menjawab pertanyaan anak tidak semudah menjawab pertanyaan mahasiswa atau orang dewasa lainnya karena disetiap jawaban itulah torehan tinta pada hati dan pikiran si anak akan mewarnai perjalanan hidupnya.

Ditulis oleh:
Dhidik Prastiyanto

referens:
1. http://www.cdl.org/resource-library/articles/childrens_questions.php
2. http://health.howstuffworks.com/how-to-answer-difficult-questions-from-children1.htm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 29 other followers