Mari Berbagi walaupun hanya sekedar Informasi

Berbagi informasi tentang segala hal positif

Mengunjungi Danau Terbesar di Jerman

leave a comment »

Pada liburan Ostern tahun ini aku dan teman-temanku telah merencanakan untuk jalan-jalan ke danau Konstanz. Constance Lake atau Bodensee adalah danau terbesar di Jerman yang wilayahnya meliputi Jerman, Austria dan Swiss. Danau ini mempunyai luas 541 kilometer persegi.

Kami berangkat dari Karlsruhe jam 7 pagi dengan menggunakan kereta IRE. Transportasi antar kota di Jerman dengan menggunakan kereta memang sangat nyaman. PT KAI nya Jerman Deutsche Bahn (DB) menawarkan tiket dalam berbagai pilihan. Untuk akhir pekan misalnya penumpang dapat mengunakan wochenenda tickect dengan harga 37 euro dapat dipergunakan sampai 5 orang dari pukul 0:00 sampai 03:00 ke seluruh Jerman dengan kereta api kecuali kereta supercepat ICE dan IC. Kami menggunakan BW ticket yang harganya lebih murah (28 euro) karena danau Konstanz masih termasuk wilayah Baden-Wurttemberg.

Perjalanan Karlsruhe-Konstanz memakan waktu 3 jam 16 menit menyusuri lereng perbukitan yang sangat indah. Rumah-rumah dikaki perbukiitan tertata dengan sangat baik dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan. Hutan-hutan di perbukitan tersebut terjaga dengan baik yang sebagian fungsinya untuk menjaga ketersedian air tanah. Pengelolaan sumber daya alam yang benar-benar terencana secara baik.

Perbukitan yang hijau saat cuaca musim semi yang bersahabat menambah nyaman perjalanan dengan kereta api. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak orang yang memilih moda kereta api. Infrastruktur kereta api di jerman memang sangat memadai. Tingkat kesulitan pembangunan jaringan kereta api diwilayah perbukitan tidak menjadikan kendala yang berarti.

Akhirnya setelah menempuh perjalanan 3 jam lebih kami tiba di kota Konstanz. Tiba di stasiun Konstanz kami disuguhi pemandahan danau yang sangat indah. Tatanan gedung sekitar stasiun dan beberapa bangunan yang sengaja dibuat untuk memperindah tepi Bodensee menjadikan danau tersebut menjadi objek yang menarik. Dari tepi danau di stasiun tersebut disediakan angkutan perahu menyusuri danau menuju ke Insel Minau. kami berfoto-foto sebentar di tempat tersebut. Ditempat tersebut terdapat patung seorang wanita yang ditempatkan menjorok ke danau dengan ukuran yang sangat besar dan berputar perlahan. Satu hal yang kurang sreg adalah aurat patung yang terbuka, sesuatu hal yang melambangkan kebebasan berekspresi di eropa. Hal yang menurut budayaku belum dapat diterima dan tidak perlu dicontoh.

Setelah puas melihat-lihat danau di dekat stasiun konstanz kami meneruskan perjalanan ke Pulau Samosirnya Bodensee dengan menggunakan bis bernomor 4. Terminal terpadu memang merupakan ciri negara yang memperhatikan sistem transportasi publik. DI Jerman kita tidak memiliki mobil atau sepeda motor bukan suatu masalah karena kemanapun kita dapat bepergian dengan transportasi umum.

Dalam perjalanan menuju Mainau Island kami melihat kota Konstanz yang sangat teratur. Terkadang terlihat banyak bendera-bendera asing tanda sedang diselenggarakan konferensi internasional di Kota ini. Kota Konstanz memang sering dipergunakan untuk konferensi internasional. Letak jerman yang berada di tengah benua eropa memang sangat mendukung.

Setibanya di Insel Minau kami menuju loket pembeliaan tiket. Untuk masuk ke insel minau tiketnya sekitar 15 euro per satu orag dewasa tetapi karena kami adalah mahasiswa maka hanya membayar 8 euro per orang.
Kami berkeliling menikmati keindahan Insel Mainau dengan panorama danau Konstanz yang mengelilingi. Aneka tanaman ditata dan dibentuk dalam berbagai kreasi. Mengenai keindangan bunga, mungkin banyak daerah trpis yang mempunyai tanaman dan bunga yang jauh lebih indah. Hal yang menarik di insel Mainau adalah penataan yang sangat baik.
bodensee_bunga
Informasi tentang beraneka ragam tanaman disediakan dalam bentuk printout yang dibagikan pada para pengunjung. Hal lain yang membedakan adalah kebersihan taman yang sangat terjaga. Hal lain yang belum pernah aku temui selama di jerman adala pedagang asongan. Mungkin karena aku hidup di kota kecil Karlsruhe. Di Konstanz juga terbebas dari pedagangan asongan, tidak seperti wisata di Eeifel yang juga dipenuhi dengan pedagang asongan cenderamata. Danau Bodenseepun airnya sangat jernih menandakan sangat sedikitnya pencemaran lingkungan. Kondisi lingkungan di Jerman memang sangat terjaga.

Bagi yang ingin berkunjung ke insel mainau klik websitenya di sini

Ditulis oleh:
Dhidik Prastiyanto

Written by dhidikp

April 11, 2009 at 9:35 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: