Mari Berbagi walaupun hanya sekedar Informasi

Berbagi informasi tentang segala hal positif

Siaran Radio

leave a comment »

Menikmati siaran radio sambil berselancar memang menyenangkan. Siaran radio online dapat kita dengarkan dengan gratis. Siaran radio secara online dimulai dari tahun 1990-an ketika internet mulai populer. Radio selain menyiarkan lewat jalur frekuensinya masing-masing di udara, sekarang juga menyediakan fasilitas radio web. Keuntungan web radio tentunya dapat menjangkau pendengar yang lebih luas. Saya sambil menulis mendengarkan radio El-Shinta walaupun siarannya lebih dari 10000 km jauhnya dari tempat saya sekarang.

Berikut link ke radio online:
1. radio online indonesia.
Pada link tersebut kita dapatkan belasan radio online di Indonesia. memang belum semua radio menyediakan siaran radio web.
2. Radio online jerman
pada link tersebut kita dapati puluhan radio web di Jerman. Saya sendiri paling senang mendengarkan Die Neue Welle karena banyak menyajikan musik-musik yang menarik. Betapa mudah sekarang menikmati siaran radio dari negara lain tanpa harus membayar sepeserpun pajak. List ini saya tampilkan dengan harapan bagi yang mau belajar bahasa jerman dapat melatih pendengaran dengan sehari-hari mendengarkan penutur aslinya. Tidak terbayang biaya yang sangat mahal untuk homestay sekarang dengan mudah dapat kita gantikan dengan mendengarkan radio tersebut. Memang perlu diakui kalo homestay di negara penutur akan lebih efektif tetapi dibandingkan secara biaya tentu mendengar radio adalah pilihan yang tepat bagi yang mau belajar bahasa jerman secara otodidak.
3. Radio online UK
Sebagian link dari radio online di UK dapat kita lihat pada list di web tersebut. kita dapat belajar aksen british yang katany elegan dari penutur aslinya🙂. Bahasa ingrris tentunya sebagian besar dari kita bisa.

Kalau ingin belajar bahasa lainnya dan ingin mendengarkan penutur aslinya tinggal tanya ke prof gugel dengan kata kunci online radio diikuti nama negaranya. Sebagai contoh online radio japan. Maka pada daftar pertama hasil pencarian akan kita dapatkan radio online di japan.
Siaran radio dulu media utamanya melalui udara dengan gelombang radio dari transmiter ke receiver sekarang ada media lain dengan media online. Siaran radio konvensional adalah sebagai berikut

1. AM
Siaran ini dinamakan dari modulasi yang dipergunakan yaitu modulasi amplitudo. Sinyal informasi memodulasi sinyal pembawa secara amplitudo. Dengan kata lain informasi dalam modulasi ini terdapat pada amplitudo sinyal pembawa yang berubah-ubah sesuai dengan informasi yang dikandungnya. Oleh karena informasi ada pada amplitudonya maka siaran ini rentan terhadap ganguan. Kita sering mendengar suara kresek2 pada radio AM pada saat hujan.
Berdasarkan frekuensinya maka siaran radio AM dapat dikategorikan menjadi
– Long wave dengan frekuensi 148.5 kHz–283.5 kHz dengan jarak antar kanal 9 kHz. Penggunaannya ada yang digunakan sebagai radio biasa ataupun sebagai bantuan navigasi euronatika di wilayah US.
– Medium wave dengan pita frekuensi 520 kHz–1,610 kHz dan jarak antar pita 10 kHz. MW ini yang biasa dipakai oleh siaran radio AM komersial.
– Short wave menggunakan lebar pita 1.711 MHz–30.0 MHz dengan jarak per kanal 5 kHz. SW biasa digunakan untuk siaran internasional. SW kian tidak populer dengan merebaknya internet.

2. FM
Menggunakan teknik modulasi frekuensi yaitu informasi didapatkan dari perubahan frekuensi sinyal pembawa. FM biasa menggunakan frekuensi pembawa dari 88-108 MHz. beberapa negara berbeda ketentuannya. Perubahan rapat renggang sinyal pembawa ditentukan oleh amplitudo sinyal informasi. Pemahaman ini yang sering salah. Jadi yang termodulasi adalah frekuensi sinyal pembawa, yang memodulasi adalah amplitudo sinyal informasi. Bedanya dengan AM yaitu pada AM yang berubah amplitudo sinyal pembawa, sedangkan pada FM yang berubah frekuensi sinyal pembawa.
Untuk mengakomodasi penerima mono maka pemancar FM stereo menggunakan kombinasi sinyal informasi L+R dan L-R. Sinyal L+R dibiarkan secara alaminya dalams spektrum suara 30 Hz-15KHz sedangkan L-R dimodulasi dengan intermediate frekuensi 38 kHz. Penerima mono akan menerima L+R saja.

Demikian sedikit tentang siaran radio online dan penjelasan singkat radio konvensional.

Ditulis oleh:
Dhidik Prastiyanto

Written by dhidikp

October 15, 2009 at 10:17 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: