Mari Berbagi walaupun hanya sekedar Informasi

Berbagi informasi tentang segala hal positif

Jaringan Syaraf Tiruan

with one comment

Jaringan syaraf tiruan adalah algoritma penyelesaian masalah komputasi yang prinsip kerjanya menirukan jaringan syaraf manusia. Struktur jaringan syaraf tiruan terdiri dari pemroses berupa neuron dan penghubung antar neuron. Meniru analogi jaringan syaraf manusia, jaringan syaraf tiruan terdiri dari interkoneksi beberapa lapisan neuron mulai dari neuron input sampai neuron output. Neuron input berfungsi untuk menerima masukan yang selanjutnya akan diproses dalam layer berikutnya. Masukan sering kali harus dibuat ternormalisasi dengan tujuan supaya error pada pemrosesan tidak menuju tidak berhingga. Pada proses pengolahan masukan di JST akan terjadi proses perkalian, penjumlahan dan penerapan fungsi aktifasi terhadap masukan sebuah node.

jaringan syarat tiruan dimanfaatkan untuk penyelesaian berbagai permasalahan. Ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa jaringan syaraf tiruan kurang mempunyai keunggulan dalam penyelesaian berbagai masalah. Namun kenyataannya jaringan syarat tiruan telah banyak digunakan dan menyelesaikan masalah di berbagai bidang. Perkembangan algoritma jaringan syaraf tiruan memang cukup pesat dan terdapat wadah khusus pada IEEE yang menerbitkan jurnal international transaction on neural network. Jika kita mencari kata neural network di IEEE explore maka akan kita temukan puluhan ribu artikel yang menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan untuk berbagai keperluan.

Dengan jaringan syaraf tiruan kita tidak perlu mengetahui persamaan hubungan input dan output dari sistem yang ingin dicari solusinya. Misalkan untuk pengenalan huruf maka yang perlu dipikirkan adalah apa yang akan dijadikan masukan jaringan, bagaimana struktur jaringan dan pelatihannya dan apa keluaran jaringan. Kita tidak perlu memikirkan relasi matematik antara masukan dan keluaran. Jaringan syaraf tiruan mampu memodelkan hubungan linier maupun tidak linier.

Jaringan syarat tiruan sering digunakan untuk memprediksi volume penjualan suatu produk, mengatur proses industri dan berbagai keperluan riset tentang konsumen. Berbagai aplikasi lain dapat kita temui di Industri dalam hal manajemen resiko, pengelolaan aset dan keperluan lainnya. Dalam bidang medik juga dapat kita jumpai berbagai penelitian tentang modeleng dan deteksi kelainan jantung maupun organ-organ lain melalui pemrosesan terhadap isyarat yang berupa suara, gambar ataupun data-data yang lain.

Dalam studi elektromagnetik, beberapa peneliti juga mencoba menerapkannya dalam modelling maupun invers modelling. Modelling terhadap komponen rf dan microwave aktif dan pasif juga pernah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Masih di bidang elektromagnetik terkait dengan karakteriksasi material. JST juga pernah diterapkan untuk rekonstruksi karakteristik elektrik dan magnetik suatu material.

Berbagai teknologi dan produk yang bermanfaat juga telah banyak dihasilkan dan derasal dari riset dengan menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan.Pusat-pusat riset di luar negeri memang banyak yang mempunyai hubungan harmonis dengan industri sehingga industri banyak yang tertarik untuk mengembangkan suatu prototipe dari laboratorium menjadi suatu produk yang berguna. Penelitian memang selayaknya tidak hanya berujung pada publikasi ilmiah atau laporan tertulis semata.

Ditulis oleh:
Dhidik Prastiyanto

Written by dhidikp

March 10, 2010 at 4:10 pm

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. makasih info tentang jstnya ya. jadi lebih ngerti nih

    zaki

    June 12, 2010 at 1:44 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: