Mari Berbagi walaupun hanya sekedar Informasi

Berbagi informasi tentang segala hal positif

Mengatasi Masalah Komputer Restart Sendiri

with 6 comments

Pengguna windows sering kali menemui masalah komputer restart sendiri berulangkali. Ada banyak penyebab komputer restart sendiri. Banyak sekali jawaban yang ada di berbagai forum maupun di website microsoft tentang penyebab dan solusinya sehingga membuat pengguna semakin bingung untuk mengatasi masalah tersebut. Sebenarnya kalo komputer restart sendiri dalam frekuensi yang tidak sering adalah suatu hal yang wajar karena pada windows XP, windows 7 maupun windows vista hal ini merupakan antisipasi untuk mencegah kerusakan pada hardware ataupun software yang terinstal. Setting autorestart pada windows XP dapat dilihat pada system properties yang dapat diakses dengan klik start kemudian klik kanan my computer dan klik pada advance trus system startup and recovery. Hardware yang terlalu panas bisa membuat komputer restart tiba-tiba. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi komputer tersebut.

Jika terjadi kegagalan sistem (system failure) maka system akan melakukan restart, apabila autorestart kita hilangkan maka akan kita dapatkan layar biru pesan tanda sistem gagal BOSD (Blue Screen of Death) dan kita mendapatkan pesan errornya. Pada website microsoft tentang windows xp yang restart sendiri berikut hanya tertera bagaimana untuk menghilangkan setting autorestartnya saja. Solusi permasalahan tersebut tidak diberikan dalam tulisan tersebut. Mengenai sistem failure ini penyebabnya berbagai macam dan cukup sulit untuk menemukannya. Untuk melihat kemungkinan penyebabnya kita bisa melihat pada event viewer system. pada windows Xp cukup ketik eventvwr pada Start>Run maka akan muncul window event viewer. Disitu kita bisa liat apa yang menyebabkan restart dengan melihat file file yang ada. Pada komputer saya pada event viewer dapat ditemukan peringatan “The computer has rebooted from a bugcheck. The bugcheck was: 0x0000008E bla bla”. Untuk mengecek arti bugchek code dapat diliat disini.

Pada masing masing kode ada keterangan penyebab dari error tersebut. Sayangnya pada komputer saya restart tersebut disebabkan oleh bugcheck code yang berbeda-beda. Jika terjadi seperti ini maka perlu sabar untuk troubleshooting satu persatu hardware dan software yang terinstal. Untuk software atau kerusakan pada driver pastikan software atau driver terakhir yang terinstal yang kemungkinan menyebabkan error ini. Untuk melihat recordnya kita bisa lihat di accesoris.system tool>system restore dan melihat tanggal-tanggal windows melakukan backup. Liat perubahan yang tercatat disitu. Jika ada perubahan pada driver atau terinstalnya software baru, coba untuk merestore setting sebelum driver tersebut berubah dan menguninstal software terbaru yang mungkin menimbulkan crash. Crash juga sering ditimbulkan oleh adanya virus, maka jangan lupa untuk melakukan full scan dengan antivirus yang terupdate. Melepas hardisk dan menscan dengan komputer lain bisa dilakukan kalau antivirus pada komputer tersebut sudah terinfeksi virus yang menyerang. Jika hal ini tidak menolong maka lakukan beberapa hal dibawah ini:
1. Lepas RAM dan video card kemudian bersihkan kaki kakinya dan pasang lagi.
2. Jika masalah masih tetap terjadi coba liat display adapternya dan install driver terbaru dari video card tersebut.
3. Jika hal ini tidak berhasil maka coba lepas salah satu RAM, atau ganti ram dengan ram komputer lain jika ada begitu juga dengan display adapater.
4. Untuk memastikan RAM tidak bermasalah bisa juga menggunakan memory test yang softwarenya bisa di download di link berikut. Software tersebut harus di burn ke CD dan dipakai untuk booting dan mengecek error pada RAM.
5. Check juga error pada harddisk dengan melakukan scan disk for error dengan perintah chkdsk /f/r pada Run.
6. Pastikan konektor ke display adapter dari monitor dan kabel-kabel lainnya tertancap dengan benar
7. Jika semua hardware tersebut tidak ada masalah maka coba untuk merepair instalasi windows dan jangan lupa data diback up dahulu.
8. Pilihan terakhir adalah memformat ulang hardisk dan instal ulang windows.
9. Jika hal ini tidak juga mengatasi masalah maka kemungkinan ada problem pada motherboard.

Kegagalan sistem baik karena hardware maupun software sangat sering terjadi. Jadi sebaiknya melakukan back data secara berkala. kalau tidak mau troubleshooting software maka dengan mudah dapat dilakukan instal ulang. Jika masalah bukan pada sistem operasi maka untuk hardware harus dicek satu persatu.

Ditulis oleh:
Dhidik Prastiyanto

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ini dulu yang sering terjadi di kompie ku…., sth aku cek trnyata dari memory nya yg rusak….

    Astro epulsa

    June 22, 2010 at 7:42 am

  2. terima kasih sesepuh…
    informasi nya sangat berguna, sekarang sudah tidak ada layar biru lagi di pc….
    terima kasih…

    putra

    August 1, 2010 at 7:16 am

  3. If you have a problem with your PC just visit this SITE
    ,It’s a Tutorial how to clean up your PC and a new software development to:
    Prevents Computer Crashes and Speeds Up Slow PC
    And is all FREE !!It will fix your problem and saving Time

    john8baldwin

    September 9, 2010 at 10:52 am

  4. ni mslh kompiq. Makasi

    Cöpii

    October 16, 2010 at 7:25 am

  5. THANXZ…….. BOS………!!!
    BERES……..!!!!!!!!!!!!!

    GHFIRS STABILIZER

    November 13, 2010 at 4:14 pm

  6. punya saya dulu RAMnya yg rusak…🙂 udah ganti baru sekarang…

    Mojokerto Hosting

    July 9, 2011 at 11:15 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: